Pengertian dan Keuntungan Produksi Massal

Produksi massal adalah suatu aliran produksi yang terus-menerus membuat sebuah produk dalam jumlah yang besar. Biasanya produksi massal akan membuat barang-barang standar yang sering digunakan oleh manusia sehari-hari. Contoh makanan, minuman, bahan bakar, bahan kimia, obat-obatan, peralatan rumah tangga dll.

Dalam produksi massal ini dapat memproses cairan bahkan partikel-partikel dalam jumlah yang sangat besar. Bahkan perakitan bagian-bagian padat dan kecil sangat memungkinkan, karena jenis produk yang dibuat hanya satu jenis atau seragam.

Sekarang kita bisa membayangkan bagaimana proses produksi massal berlangsung. Pada area produksi ada sebuah jalur perakitan dimana suatu produk yang belum lengkap akan mengalir melalui jalur tersebut dari satu pekerja/operasi ke pekerja berikutnya dimana masing-masing bertanggung jawab atas satu langkah produksi. Dengan demikian proses produksi akan berjalan lebih cepat dibandingkan dengan melimpahkan seluruh proses produksi dari awal sampai akhir per pekerja.

Tujuan Produksi Massal

Ada beberapa tujuan dalam produksi massal ini, antara lain :

  1. Memenuhi kebutuhan manusia.
    Manusia memiliki beragam kebutuhan terhadap barang dan jasa yang harus dipenuhi dengan kegiatan produksi. Apalagi jumlah manusia terus bertambah.
  2. Mencari keuntungan atau laba.
    Dengan memproduksi barang dan jasa, produsen (orang yang memproduksi) berharap bisa menjualnya dan memperoleh laba sebanyak-banyaknya.
  3. Menjaga kelangsungan hidup perusahaan.
    Dengan memproduksi barang dan jasa, produsen akan memperoleh pendapatan dan laba dari penjualan produknya, yang dapat digunakan untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan termasuk kehidupan para karyawan.
  4. Meningkatkan mutu dan jumlah produksi.
    Produsen selalu berusaha memuaskan keinginan konsumen. Dengan berproduksi, produsen mendapat kesempatan melakukan uji coba (eksperimen) untuk meningkatkan mutu sekaligus jumlah produksinya agar lebih baik dari produksi sebelumnya.
  5. Mengganti barang-barang yang aus dan rusak karena dipakai atau karena bencana alam. Semua itu diganti dengan cara memproduksi barang yang baru.
  6. Memenuhi pasar dalam negeri dan luar negeri.
  7. Meningkatkan kemakmuran.
  8. Memperluas lapangan usaha.

Ciri-Ciri Produksi Massal

  1. Adanya standart yang jelas dalam proses produksi.
  2. Memiliki mesin yang bisa memproduksi barang secara terus menerus dan dalam jumlah yang banyak.
  3. Semua alur produksi bisa berjalan dengan seimbang
  4. Waktu produksi relatif singkat
  5. Dalam penggunaan bahan baku sudah berjalan secara otomatis
  6. Kemudahan dalam kontrol produksi

Keuntungan Produksi Massal

  1. Proses produksi menjadi lebih efisien daripada produksi seperti biasa.
  2. Penggunaan mesin secara spesialisasi atau satu tugas karena penggunaannya dilakukan secara massal.
  3. Pekerja dapat melakukan secara maksimal dan terlatih karena melakukan tugas yang sama tanpa harus dilatih pekerjaan lainnya.
  4. Proses produksi yang dapat menghasilkan produk yang seragam dan terstandarisasi.
  5. Dapat mengurangi biaya produksi secara umum dan biaya yang dikeluarkan lebih rendah.

Kerugian Produksi Massal

  1. Pengeluaran yang dibutuhkan untuk produksi massal butuh biaya yang besar karena bahan yang digunakan cukup banyak
  2. Pekerja merasa bosan dan tidak nyaman karena mengerjakan pekerjaan yang sama dan itu-itu saja.
  3. Produk yang diproduksi tidak bervariasi dan tidak fleksibel karena produknya seragam.
  4. Memiliki risiko tinggi adanya pemberhentian proses produksi jika terdapat satu atau beberapa mesin yang mengalami gangguan atau rusak karena saling berkaitan satu sama lain.

Demikianlah pembahasan seputar pengertian, ciri-ciri, keuntungan dan kerugian produksi massal. Pabrik dapat membuat suatu produk dalam jumlah besar dengan waktu relatif singkat. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Hasil Produksi

Tinggalkan komentar